Setnov Tersangka, Rekomendasi Golkar untuk Pilkada Bali Tidak Berubah

Kandidat calon gubernur Bali periode 2018-2023 dari partai Golkar, Ketut Sudikerta. (Untukbali.com)

KUTA, PemiluUpdate.com – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, penetapan Ketua Umum Golkar Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka korupsi tidak akan mempengaruhi rekomendasi calon yang akan diusung dalam Pilkada Bali 2018 mendatang.

Rekomendasi calon gubernur akan tetap jatuh pada ketua DPD Golkar Bali yang kini menjabat sebagai wakil gubernur, Ketut Sudikerta.

“Untuk Pilgub Bali tetap ke Sudikerta, tidak akan berubah,” kata Idrus pada Jumat (4/8/2017) di Kuta, Bali.

Sudikerta memang dikenal cukup dekat dengan Setya Novanto. Rekomendasi untuk Sudikerta sendiri telah diberikan kepada Sudikerta pada Rabu (23/5/2017) lalu.

Menurut Idrus, Sudikerta menjadi pilihan Golkar karena sejumlah pertimbangan. Pertama, berdasarkan survei internal Golkar, Sudikerta memiliki elektabilitas paling tinggi dibandingkan figur lain. Kedua, dia memiliki dedikasi kepada partai dan rakyat Bali, serta komunikasi Sudikerta, baik di tataran elite maupun rakyat, cukup baik.

“Saya tahu persis, mulai pukul sampai bale Banjar sudah dia datangi semuanya,” kata Idrus.

Rekomendasi Golkar untuk Pilgub Bali memang belum menentukan calon wakil. Karena itu, Sudikerta ditugaskan mengiventarisasi putra terbaik Bali untuk digandeng sebagai calon wakil. Baik dari internal maupun eksternal Golkar. Baik tokoh partai maupun independen.

Selanjutnya Sudikerta wajib menyetorkan 3 nama paling lambat akhir Agustus 2017 mendatang.

Tiga nama tersebut akan digodok untuk menentukan siapa yang akan mendampingi Ketut Sudikerta.

“Akhir Agustus harus sudah setorkan tiga nama, baik orang Golkar ataupun bukan, bisa juga bukan orang partai,” kata Idrus. ()

 

[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Sumberkompas.com
Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here