Koalisi MASAGI Bertekad Dorong Sosok Baru di Pilkada Kota Sukabumi

Penandatanganan nota kesepakatan Koalisi Masagi. (Herry Febrianto/pemiluupdate.com)

KOTA SUKABUMI, PemiluUpdate.com – Langkah Partai Amanat Nasional dan Partai Persatuan Pembangunan Kota Sukabumi, terlebih dahulu mendeklarasikan Koalisi Masyarakat Membangun Kota Sukabumi (MASAGI) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 patut diacungi jempol.

Meski masih kurang satu kursi untuk bisa mengusung pasangan calon, apakah gebrakan partai yang dipimpin Faisal Anwar dan Ima Slamet tersebut mampu menjadi poros tengah sebagai alternatif bagi masyarakat untuk memilih sosok ataupun figur pemimpin baru di Kota Sukabumi selama lima tahun yang akan datang.

“Sangat mungkin MASAGI jadi poros tengah, dengan keterbatasan kandidat yang ada. Tinggal menunggu satu atau dua partai, agar bisa bersama kita,” ujar Sekretaris PAN, Tendy Lukmana Hakkim kepada sukabumiupdate.com, Rabu (2/8).

Tendy menilai, kondisi kandidat saat ini yang digadang-gadang sangat terbatas. Sehingga kemungkinan mengusung figur baru bisa saja.

“Kecenderungan masyarakat masih berkutat di figur kandidat yang lama, tapi bagi kami kalau tidak bisa merubah Kota Sukabumi secara komprehensif harus mengambil kandidat baru. Intinya, siapapun kandidatnya harus memberikan solusi untuk masyarakat,” katanya.

MASAGI sendiri menargetkan sekurang-kurangnya dua partai lagi menjadi kawan koalisi, diantara bulan Agustus dan September.

“Target kita bisa koalisi besar dengan teman-teman parpol lain, jika mereka memahami dan cocok dengan konsep yang kita tawarkan,” tegas Tendy.

Dijelaskannya, menang di Pilkada menjadi target utama Koalisi MASAGI. Karena kemenangan merupakan awal dari kerja keras untuk membangun Kota Sukabumi, menjadi lebih jelas dan memiliki orientasi.

Beberapa konsep juga ditawarkan, pertama, merubah Pendapatan Asli Daerah bisa menjadi 50-50 antara RSUD R Syamsudin, SH dan Pemkot Sukabumi. Karena penyumbang PAD terbesar saat ini berasal dari rumah sakit.

Penataan kota dan Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk mewujudkan Kota Sukabumi ramah, aman, nyaman dan bebas banjir seperti di tahun 80 an menjadi konsep kedua yang ditawarkan.

“Bagaimana masyarakat saat berjalan kaki dan berbelanja nyaman, termasuk pembangunan yang berorientasi pada lingkungan,” pungkas Tendy. ()Herry Febrianto

 

[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Sumbersukabumiupdate.com
Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here