Warga Inginkan Gubernur Jatim Kelak Kendalikan Harga Sembako

Ilustrasi: Pilkada Jawa Timur 2018 (Istimewa)

JAKARTA, PemiluUpdate.com – Mayoritas warga Jawa Timur menginginkan gubernur yang terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 nanti memiliki sikap jujur, merakyat, dan terbukti kinerjanya.

Demikian tiga poin tertinggi hasil survei Poltracking Indonesia atas persepsi dan perilaku masyarakat dalam Pilkada Jatim yang dipublikasikan di Jakarta, Minggu (11/6/2017).

Sifat jujur, menurut hasil penelitian itu, menjadi harapan utama dan dipilih 24,18 responden. Di bawahnya, merakyat (20,38 persen) dan kinerjanya terbukti (14,05 persen).

Kemudian, berpengalaman (9,11 persen), tegas (4,43 persen), alim (3,8 persen), berprestasi (3,42 persen), inovatif (1,65 persen), pintar (1,39 persen), santun (0,51 persen), muda (0,38 persen), ganteng (0,13 persen).

“Lainnya 1,15 persen dan tidak tahu 15,42 persen,” demikian petikan hasil survei lainnya, sebagaimana diterima rilis.id, beberapa saat lalu.

Mayoritas publik Jatim sebesar 28,73 persen menginginkan calon gubernur yang terpilih nantinya mengendalikan harga kebutuhan pokok.

Selanjutnya, menciptakan lapangan pekerjaan diharapkan 16,71 persen, pemberantasan korupsi (8,1 persen), pendidikan gratis (7,22 persen), infrastruktur (5,57 persen), kebersihan dan keindahan (3,54 persen), pelayanan kesehatan gratis (2,66 persen).

Lalu, peningkatan pelayanan publik (2,28 persen), perbaikan kualitas angkutan umum (1,39 persen), pariwisata, perumahan murah, dan kriminalitas  (1,27 persen).

Setelah itu, krisis listrik (0,51 persen), memajukan perikanan dan kelautan (0,38 persen), penataan lahan pertambangan dan penuntasan kemiskinan (0,25 persen), memajukan perkebunan lada dan karet (0,13 persen).

Untuk persoalan lainnya sebesar 1,28 persen. Sedangkan responden yang tidak menjawab/tidak tahu mencapai 17,19 persen.

Penelitian digelar sejak 19-25 Mei dan melibatkan warga Jatim yang telah memiliki hak pilih dan bukan anggota TNI/Polri. Jumlah responden sebanyak 800 orang.

Survei dengan metode stratified multistage random sampling ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan rerata simpangan (margin of error/MoE) sekira lima persen.

Responden diwawancara dengan tatap muka oleh pewawancara berstatus mahasiswa atau sederajat dan mendapatkan pelatihan. Tiap pewawancara mewawancarai 10 responden di tiap satu kelurahan. ()


Sumber
: rilis.id

[Surel: pemiluupdate@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here